Sarasehan Geologi Populer (SGP) yang diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal 22 Mei 2025 di Museum Geologi Bandung merupakan ajang edukasi publik mengenai eksplorasi dan penambangan batu bara dengan mengusung tema “Eksplorasi Batubara Inovasi dan Peluang Ekonomi”.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Museum Geologi, Raden Isnu Hajar Sulistiawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi penerus yang cakap dan bijak dalam mengelola sumber daya energi nasional. “Batubara harus dimanfaatkan secara bijak demi keberlangsungan hidup masa kini dan masa depan,” ungkapnya.
Berlokasi di Auditorium Museum Geologi Bandung, kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari pelajar SMA se-Bandung Raya, mahasiswa, guru MGMP Kimia, hingga masyarakat umum yang tertarik pada isu energi dan geologi. Acara ini menghadirkan narasumber Soleh Basuki Rahmat, S.T.,M.Phil dari Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP), Badan Geologi dan Ir. Yoki Dwi Asmoro, S.T., M.T., CPI dari PT. Berau Coal.
Tema eksplorasi batubara diangkat karena pentingnya peran batubara dalam energi nasional. Menurut Rahmad Uki), “Batu bara masih menyumbang lebih dari 70% untuk pembangkit listrik di Indonesia, sementara bauran energi baru terbarukan masih relatif kecil.” jelasnya.
Rahmad Uki menjelaskan langkah-langkah eksplorasi batubara dari pemetaan, pemboran, analisis laboratorium, hingga pemodelan geologi 3D. Ia menekankan pentingnya kualitas batubara sebelum ditambang. “Batu bara yang tebal belum tentu laku jika nilai kalorinya rendah,” imbuhnya.
Sebagai Senior Resources Geologist PT Berau Coal, Yoki Dwi Asmoro, membagikan praktik good mining practice yang diterapkan di Kalimantan Timur. “Kami menggunakan sistem Brokol Green Mining System untuk memastikan pertambangan berjalan aman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Yoki. Ia juga menekankan pentingnya konservasi dan optimalisasi pemanfaatan seluruh potensi batu bara. Terkait dengan SGP nya sendiri, Uki menilai bahwa kegiatan seminar ini mendorong keterlibatan publik dalam pengawasan dan pemanfaatan sumber daya alam. “Masyarakat punya peran penting untuk memastikan eksplorasi dilakukan secara bertanggung jawab dan ramah lingkungan,” ujar Uki.
Seminar ini memperluas wawasan peserta tentang eksplorasi dan industri tambang. Selain pemaparan materi, sesi tanya jawab interaktif dan kuis turut memeriahkan suasana. “Harapannya, adik-adik bisa menjadi generasi yang mampu mengelola sumber daya energi dengan lebih baik dan inovatif,” ungkapan penutup moderator Agustina, S.T. dari Museum Geologi.

Untuk update, informasi, dan kegiatan lainnya dari Museum Geologi, anda bisa kunjungi dan ikuti media sosial resmi kami di museumgeologi.id, serta Instagram dan TikTok kami di @museum_geologi.
Museum Geologi: Smart Museum. Smart People. Smart Nation!
Editor: Anita Kusumayati, S.I.Kom