Pada Senin, 4 Desember 2023, Museum Geologi menyelenggarakan kegiatan pembekalan dan penyegaran materi pemanduan bagi pelaksana pelayanan publik Museum Geologi. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pemandu ini dilaksanakan di Garut dengan menggandeng 4 narasumber: Johan Budi Winarto, Mohamad Galuh Sagara, Agustina Djafar, dan Wilda Nur Aini Nurlathifah.
Sedikitnya ada 3 lokasi yang menjadi tempat pembekalan. Lokasi pertama adalah singkapan aliran lava G. Guntur. Lokasi ini berada di Cipanas, Garut. Di sini kita dapat mengamati kontak antara batuan breksi volkanik teralterasi yang ditindih oleh lava G. Guntur di atasnya. Penjelasan mengenai morfologi gunungapi, volkanologi, dan petrologi diikut peserta dengan antusias.

Setelah itu, rombongan bergerak ke Pos Pengamatan Gunungapi Papandayan di Cisurupan. Pos Pengamatan Gunungapi ini bekerja selama 24 jam memantau aktivitas G. Papandayan. Peserta dijelaskan mengenai bagaimana pengamatan gunungapi dilakukan dan berbagai bentuk usaha mitigasi bencana letusan gunungapi.
Lokasi terakhir adalah Kawah Kamojang. Kawah Kamojang terletak di Kecamatan Ibun dan menjadi perbatasan antara Kabupaten Bandung dan Garut. Di sini ada berbagai macam manifestasi panas bumi yang dapat diamati, seperti tanah panas, kolam lumpur panas, mata air panas, dan fumarola. Peserta dijelaskan mengenai proses pementukan sistem panas bumi serta pengolahan dan pemanfaatanya untuk menghasilkan energi listrik.

Menjelang sore hari, rombongan Kembali ke Bandung untuk bersiap memulai tugas di hari berikutnya. Diharapkan dengan diadakannya pembekalan ini, informasi yang diperoleh dan dipelajari dapat bermanfaat terutama bagi seluruh pengunjung Museum Geologi.