Kembali ke Kegiatan

Kenalan Lebih Dekat Dengan Profesi Ahli Paleontologi di Museum Geologi

Edukasi / 15 October 2025
Kenalan Lebih Dekat Dengan Profesi Ahli Paleontologi di Museum Geologi
Penulis Reika Nurul Az Zahra

Bandung, 15 Oktober 2025 — Museum Geologi Bandung kembali menyelenggarakan kegiatan Layanan Edukasi Khusus (LEK) bertajuk “Meet The Scientist Bersama Ahli Paleontologi Museum Geologi” pada Senin (6/10) di Auditorium Museum Geologi. Kegiatan yang diinisiasi oleh Planet Sains ini menghadirkan suasana belajar yang seru dan interaktif, diikuti oleh 122 siswa dan 14 guru dari SD Laboratorium UPI Bumi Siliwangi Bandung. Acara kali ini menghadirkan Kak Halmi Insani, S.T., MIQP. seorang ahli paleontologi dari Museum Geologi, yang dengan penuh semangat berbagi pengetahuan tentang dunia kepurbakalaan dan fosil.

Dalam pemaparannya, Kak Halmi menjelaskan bahwa paleontologi merupakan cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang kehidupan masa lampau melalui sisa-sisa organisme yang telah membatu, atau yang dikenal dengan fosil. "Paleontologi bukan hanya tentang tulang belulang, tapi tentang bagaimana kita bisa menulis cerita kehidupan masa lalu dari sisa-sisa yang tertinggal,” ujar Kak Halmi di hadapan para peserta.

Selain itu, Kak Halmi menjelaskan bahwa fosil adalah sisa-sisa kehidupan masa lalu, termasuk jejak atau cetakan yang tertinggal di batuan. Menurutnya, seorang ahli paleontologi harus mampu mengenali bentuk dan jenis tulang, serta memiliki kemampuan untuk merekonstruksi seperti apa kehidupan makhluk tersebut di masa lampau. "Ahli paleontologi harus bisa membaca petunjuk dari setiap tulang, batu, dan jejak yang tertinggal. Dari situ kita bisa membayangkan bagaimana hewan-hewan purba hidup, bergerak, dan akhirnya punah,” jelasnya.

Kemudian Kak Halmi menekankan bahwa keahlian paleontologi bersifat lintas disiplin ilmu, mencakup biologi, geologi, hingga sejarah. Ia turut menjelaskan berbagai jenis fosil seperti fosil mikro, fosil makro, dan fosil tumbuhan. Dalam sesi tersebut, para siswa juga diajak mengenal konsep “experience-based exhibition”, yaitu pendekatan pameran berbasis pengalaman, di mana pengunjung diajak untuk belajar melalui interaksi langsung dengan koleksi dan aktivitas yang menarik.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber, serta eksperimen seru bersama kakak-kakak dari Planet Sains. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan keceriaan mereka selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Museum Geologi berharap dapat menumbuhkan minat dan rasa ingin tahu anak-anak terhadap ilmu kebumian, serta memperkenalkan pentingnya memahami sejarah kehidupan di Bumi.

Untuk update dan informasi dan kegiatan lainnya dari Museum Geologi, Anda bisa kunjungi dan ikuti media sosial resmi kami di museumgeologi.id, serta Instagram dan TikTok kami di @museum_geologi.

Museum Geologi: Smart Museum. Smart people. Smart Nation!

Editor: Anita Kusumayati, S.I.Kom