Bandung, 6 Juni 2024. Museum Geologi menyelenggarakan pertemuan dalam rangka Rapat Pembahasan Konsep Pengembangan Sistem dan Tata Pamer dengan tema “Kebencanaan Geologi” serta “Sumber Daya Geologi dan pemanfaatannya” pada Kamis (6/6) di Auditorium Museum Geologi. Pertemuan tersebut dalam rangka revitalisasi Museum Geologi Tahun Anggaran 2024.
Hadir dalam pertemuan Kepala Museum Geologi, Rd. Isnu Hajar Sulistyawan yang bertindak juga sebagai pimpinan rapat. Kemudian juga hadir para undangan secara offline antara lain Dr. Ir. Eko Teguh Paripurno dari UPN “Veteran” Yogyakarta, Yiyok T. Herlambang, SE., M.M dari AMIDA Jakarta “Paramita Jaya”, Erwin Hendrawan dari AMIDA Jawa Barat, Risna Widyaningrum, S.T., M.T. dari Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Ir. Herry Rodiana Eddy, M.Si. dari Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, Mamay Surmayadi, S.T., M.Sc. dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, serta beberapa pegawai di lingkungan Museum Geologi. Kemudian secara online juga hadir Dr. Nani Triani, S.Pd., M.Si. dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Dr. Supartoyo, S.T., M.T. dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Ir. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds. dari Institut Teknologi Bandung.
Dalam pemaparan pendahuluan, Isnu menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal sebagai usulan rencana dalam revitalisasi Museum Geologi, dimana terdapat beberapa ruang pameran Museum Geologi yang telah melewati siklus 5 (lima) tahun-an. “Museum Geologi akan melakukan revitalisasi 2 (dua) ruang Pameran Tetap nya, yaitu Ruang Kebencanaan Geologi dan Ruang Sumber Daya Geologi karena telah melewati siklus revitasilasi lima tahunan, bahkan lebih. Konsep yang akan diusung adalah natural, futuristik, dan elegan”, ujar Isnu.
Tujuan revitalisasi Ruang Kebencanaan Geologi dan Ruang Sumber Daya Geologi sendiri mengacu pada Peraturan Pemerintah RI No. 66 Tahun 2025 tentang Museum yaitu untuk melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi, dan mengkomunikasikannya kepada Masyarakat. Selain itu juga untuk memberikan pemahaman melalui penyajian informasi dan koleksi tentang bencana geologi di Indonesia serta pemahaman dan usaha-usaha memperkecil resiko bencana (mitigasi bencana).
Dalam kesempatan pertemuan tersebut, beberapa ahli terkait kebencanaan, sumber daya geologi, air tanah dan geologi lingkungan memberikan tanggapan juga masukan dalam hal konten materi, koleksi dan penyajian informasi. Kemudian dari bidang pendidikan memberikan saran dan masukan mengenai pelayanan yang inklusi baik sarana maupun penyajian materi yang ramah disabilitas. Lalu dari permuseuman memberikan tanggapan, arahan dan masukan untuk pelayanan prima dengan mengedepankan aspek khusus yang dimiliki geologi dan tentunya mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang terkait.

Pada akhir pertemuan, Kepala Museum Geologi berharap bahwa rapat ini dapat menjaring masukan yang kemudian diinventarisis untuk ditindak lanjut pada pertemuan selanjutnya. Sahabat, untuk update informasi dan kegiatan Museum Geologi. Ikuti terus official media sosial kami di museumgeologi.id, IG dan Tiktok kami di @museum_geologi.
Museum Geologi. Smart Museum. Smart People. Smart Nation!