Kembali ke Kegiatan

Museum Geologi Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Museum Knowledge Exchange Program

Informasi / 25 June 2024
Museum Geologi Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Museum Knowledge Exchange Program
Penulis Anita Kusumayati, S.I.Kom.

Bandung. 25 Juni 2024. Dalam rangka meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia Bidang Cagar Budaya dan Museum, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan (PTLK) Kemendikbudristek bekerjasama dengan Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Reinwardt Academie dan Museum Geologi menyelenggarakan Bimbingan Teknis Profesional Museum dengan tema “Developing Entertaining Family Learning Exhibition/Programmes” pada tanggal 24 – 27 Juni 2024.

Museum Geologi berkesempatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan yang diikuti oleh sekitar 35 pekerja Museum yang berasal dari berbagai Museum di Indonesia. Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Senin (24/6) di Hotel Mercure Nexa Bandung dan dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid.

Dalam sambutan dan pembukaannya, Hilmar menyampaikan bahwa lanskap Budaya kita berubah besar, hal tersebut beriringan dengan munculnya hal-hal baru yang dapat meningkatkan layanan, namun juga memunculkan tantangan bagi museum itu sendiri. “Secara umum kita masih kekurangan tenaga andal dalam bidang permuseuman. Tapi melalui giat pengetahuan dan pengalaman dapat dijembatani oleh workshop seperti ini. Terima kasih kepada para partner dan yang hadir dalam kesempatan ini. Semoga dapat memberikan layanan yang terbaik”, ujar Hilmar.

Pada momen pembukaan hadir juga memberikan sambutan adalah Restu Gunawan, Direktur PTLK dan Saola Supit, Senior Policy Support Officer at Erasmus Huis Dutch Embassy. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Ketua AMIDA Jawa Barat, Erwin Hendarwin yang mengenalkan Museum Daerah Jawa Barat. Pada kesempatan yang sama Kepala Museum Geologi, Rd. Isnu Hajar Sulistyawan memaparkan materi yang sejalan dengan tema kegiatan bimbingan teknis ini yaitu “Museum Ramah Keluarga”.

“Museum ramah keluarga adalah museum yang dirancang khusus untuk menyambut dan melibatkan pengunjung dari berbagai usia, terutama anak dan keluarga”, ujar Isnu. Konsep ramah keluarga ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran interaktif , eksplorasi dan keterlibatan bersama bagi seluruh anggota keluarga.

Sebagai museum yang terus berupaya untuk ramah bagi semua kalangan khususnya keluarga, Museum Geologi terus berupaya dengan melengkapi beragam sarana penunjang seperti fasilitas anak, area istirahat, playground (Pojok Kolaborasi dan Taman Siklus Batuan). Selain itu, Museum Geologi pun berkomitmen untuk ramah disabilitas dengan menyediakan sarana yang dibutuhkan bagi penyadang disabilitas.

Pada akhir pemaparan, Isnu menyampai bahwa “Museum yang ramah keluarga adalah menyediakan pengalaman yang berkesan, mendidik, dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga dengan fokus pada fasilitas yang mendukung, program yang menarik dan lingkungan yang aman dan inklusif, museum dapat menjadi tujuan favorit bagi keluarga untuk bermain dan menjalin kenangan bersama.

Sahabat untuk selalu update informasi mengenai Museum Geologi, silakan kunjungi  laman resmi kami di museumgeologi.id, IG dan Tiktok di @museum_geologi.

Museum Geologi. Smart Museum. Smart People. Smart Nation!