Garnierit
Perbesar
Batuan & Mineral

Garnierit


Mineral Garnierit ini merupakan salah satu koleksi Museum Geologi yang dipamerkan di ruang Geologi Indonesia, yang berasal dari Tonia Terry Hill - Blok Timur lokasi penambangan PT Vale Indonesia. Warnanya hijau dengan tingkat kekerasan 3 – 4 pada skala Mohs, dan merupakan mineral penghasil nikel dalam endapan nikel laterit. Garnierit terbentuk dari hasil pelapukan kimia batuan beku ultrabasa di daerah beriklim tropis, contohnya batuan peridotit yang banyak mengandung mineral olivin dan piroksin. Nama “Garnierit” diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada Jules Garnier, seorah ahli geologi Prancis yang pertama kali menemukan mineral ini pada tahun 1865. Di Indonesia, garnierit banyak dijumpai pada batuan beku ultrabasa berwarna hijau seperti di Pulau Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sebagai sumber utama nikel laterit, garnierit memiliki peran penting dalam berbagai industri modern diantaranya : industri stainless steel (peralatan medis dan peralatan dapur), sebagai komponen utama dalam baterai kendaraan listrik, pelapis anti korosif, katalis dalam penyulingan minyak bumi, dan sebagai pigmen pewarna hijau dalam industri keramik.


Tipe Koleksi Batuan & Mineral
Nomor Koleksi -
Dimensi -
Lokasi Temuan Tonia Terry Hill - Blok Timur