Pseudotachylite bearing Charnokite
Koleksi Batuan Antartika ini merupakan hibah dari Ir. Nugroho Imam Setiawan, S.T., M.T., D.Sc., IPM., hasil Ekspedisi Geologi Antartika bersama Japan Antarctic Research Expedition 58 (JARE58) tanggal 27 November 2016 – 22 Maret 2017. Batuan metamorf ini berupa charnokite dengan warna coklat, struktur gneissic, komposisi mineral berupa plagioklas, orthopyroxene, kuarsa, dan k-feldspar. Sebagian dijumpai hornblende, biotite dan garnet. Mineral sekunder berupa zirkon dan apatit. Protolith (batuan asal) batuan ini diperkirakan merupakan granodiorite yang mengalami metamorfosa suhu tinggi hingga sangat tinggi. Charnokite terpotong oleh pseudotachylite berwarna hitam. Pseudotachylite adalah gelas mafic berwarna gelap yang terbentuk melalui proses shock metamorphism akibat sesar atau jatuhan meteorit.
| Tipe Koleksi | Batuan & Mineral |
| Nomor Koleksi | NS170224T04A |
| Lokasi Temuan | Amundsen Bay, Mt. Riiser-Larsen |